Macam-Macam penyakit sistem pernafasan manusia

1. Asma
Asma adalah kelainan penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi seperti debu, bulu, ataupun rambut. Kelainan ini dapat diturunkan. Kelainan ini juga dapat kambuh jika suhu lingkungan cukup rendah atau keadaan dingin.

Gejala penyakit Asma antara lain :
- Nafas yang berbunyi
- Nafas pendek, biasanya hanya terjadi ketika berolahraga
- Rasa sesak di dada
- Batuk-batuk hanya pada malam hari dan cuaca dingin
- Serangan asma yang hebat menyebabkan penderita tidak dapat berbicara karena kesulitannya dalam mengatur pernafasan

Cara mencegah penyakit Asma :
- Jangan tinggal ditempat yang kotor yang sudah kotor karna polusi
- Jangan memelihara binatang yang bulunya banyak dan halus.
Misalnya kucing, kelinci, dan sebagainya
- Selalu memakai baju hangat dan selendang leher saat cuaca sedang dingin
- Jangan terlalu banyak melakukan olahraga yang membutuhkan napas panjang bila napas tidak kuat.

2. Asbestosis
Asbestosis adalah suatu penyakit saluran pernafasan yang terjadi akibat menghirup serat-serat asbes, dimana pada paru-paru terbentuk jaringan parut yang luas. Asbestos terdiri dari serat silikat mineral dengan komposisi kimiawi yang berbeda. Jika terhisap, serat asbes mengendap di dalam dalam paru-paru, menyebabkan parut. Menghirup asbes juga dapat menyebabkan penebalan pleura (selaput yang melapisi paru-paru).

Penyakit yang disebabkan oleh Asbestosis diantaranya :
- Plakpleura (kalsifikasi)
- Mesoteliome maligna
- Efusi pleura

Cara mencegah penyakit Asebstosis :
- kadar serat dan debu asbes di lingkungan kerja
- para pekerja yang berhubungan dengan Asbes, dianjurkan untuk berhenti merokok

3. Emfisema
Emfisema adalah jenis penyakit paru obstruktif kronik yang melibatkan kerusakan pada kantung udara (alveoli) di paru-paru. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan oksigen yang diperlukan. Emfisema membuat penderita sulit bernafas. Penderita mengalami batuk kronis dan sesak napas.
Gejala penyakit Emfisema antara lain :
- Sesak napas
- Mengi
- Sesak dada
- Mengurangi kapasitas untuk kegiatan fisik
- Batuk kronis
- Kehilangan nafsu makan dan berat
- Kelelahan

Cara mencegah penyakit Emfisema :
- penderita adalah perokok aktif, berhenti merokok dapat membantu mencegah penderita dari penyakit ini.
- Jika emfisema sudah menjalar, berhenti merokok mencegah perkembangan penyakit. Pengobatan didasarkan pada gejala yang terjadi, apakah gejalanya ringan, sedang atau berat.
- Perlakuan termasuk menggunakan inhaler, pemberian oksigen, obat-obatan dan kadang-kadang operasi untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi.

4. Pneumonia
Pneumonia adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri patogen pada alveolus yang mengakibatkan radang paru-paru. Biasanya alveoli berisi cariran dan sel darah merah.
Penyebab penyakit Pneumonia antara lain :
- Bakteri ( paling sering menyebabkan Pneumonia pada dewasa ) :
- Streptococcus pneumonia
- Staphylococcus aureus
- Legionella
- Hemophilus influenza
- Virus : Virus influenza, chicken-pox ( cacar air)
- Organism mirip bakteri : Mycoplasma pneumonia ( terutama pada anak-anak dan dewasa muda )
- Jamur tertentu
Gejala penyakit Pneumonia antara lain :
-batuk, sakit dada, demam, dan kesulitan bernafas – batuk berdahak (dahaknya seperti lendir, kehijauan atau seperti nanah)
- nyeri dada (bisa tajam atau tumpul dan bertambah hebat jika penderita menarik nafas dalam atau terbatuk)
- menggigil
- demam
- mudah merasa lelah
- sesak nafas
- sakit kepala
- nafsu makan berkurang
- mual dan muntah
- merasa tidak enak badan
- kekakuan sendi
- kekakuan otot..
Sedangkan tanda-tanda menderita Pneumonia dapat diketahui setelah menjalani pemeriksaan X-ray (Rongent) dan pemeriksaan sputum.
Cara mencegah penyakit Pneumonia antara lain :
- Latihan bernafas dalam dan terapi untuk membuang dahak
- Vaksinasi bisa membantu mencegah beberapa jenis pneumonia pada anak-anak dan orang dewasa yang beresiko tinggi:
- Vaksin pneumokokus (untuk mencegah pneumonia karena Streptococcus pneumoniae)
- Vaksin flu
- Vaksin Hib (untuk mencegah pneumonia karena Haemophilus influenzae type b).

5. TBC ( Tuberkulosis )
TBC adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Jika penyakit ini menyerangdan dibiarkan semakin luas,dapat menyebabkan sel-sel paru-paru mati. Akibatnya paru-paru akan kuncup atau mengecil. Hal tersebut menyebabkan para penderita TBC napasnya sering terengah-engah.
Gejala penyakit TBC antara lain :
- Batuk lama lebih dari 30 hari yang disertai ataupun tidak dengan dahak bahkan bisa disertai juga dengan batuk darah.
- Demam lama dan berulang tanpa sebab yang jelas (bukan tifoid, malaria, atau infeksi saluran nafas akut), dan terkadang disertai dengan badan yang berkeringat di malam hari.
- Nafsu makan menurun dan bila terjadi pada anak maka terlihat gagal tumbuh serta penambahan berat badan tidak memadai sesuai dengan usia anak tersebut.
- Berat badan menurun dengan drastis tanpa sebab yang jelas disamping karna nafsu makan yang menurun, pada anak berat badan tidak naik dalam satu bulan walaupun sudah dilakukan penanganan gizi.
- Adanya pembesaran kelenjar seperti di leher atau ketiak.
Cara mencegah penyakit TBC :
- Menutup mulut pada waktu batuk dan bersin
- Meludah hendaknya pada tempat tertentu yang sudah diberi desinfektan (air sabun)
- Imunisasi BCG diberikan pada bayi berumur 3-14 bulan
- Menghindari udara dingin
- Mengusahakan sinar matahari dan udara segar masuk secukupnya ke dalam tempat tidur
- Menjemur kasur, bantal,dan tempat tidur terutama pagi hari
- Semua barang yang digunakan penderita harus terpisah begitu juga mencucinya dan tidak boleh digunakan oleh orang lain
- Makanan harus tinggi karbohidrat dan tinggi protein

6. Asfiksi
Asfiksi adalah gangguan dalam pengangkutan jaringan toksigen ke jaringan yang disebabkan oleh terganggunya fungsi paru-paru, pembuluh darah, atau jaringan tubuh.
Gejala penyakit Asfiksi :
- Pada fase dispneu / sianosis asfiksia berlangsung kira-kira 4 menit. Fase ini terjadi akibat rendahnya kadar oksigen dan tingginya kadar karbon dioksida. Tingginya kadar karbon dioksida akan merangsang medulla oblongata sehingga terjadi perubahan pada pernapasan, nadi dan tekanan darah. Pernapasan terlihat cepat, berat, dan sukar. Nadi teraba cepat. Tekanan darah terukur meningkat.
- Fase konvulsi asfiksia terjadi kira-kira 2 menit. Awalnya berupa kejang klonik lalu kejang tonik kemudian opistotonik. Kesadaran mulai hilang, pupil dilatasi, denyut jantung lambat, dan tekanan darah turun.
- Fase apneu asfiksia berlangsung kira-kira 1 menit. Fase ini dapat kita amati berupa adanya depresi pusat pernapasan (napas lemah), kesadaran menurun sampai hilang dan relaksasi spingter.
- Fase akhir asfiksia ditandai oleh adanya paralisis pusat pernapasan lengkap. Denyut jantung beberapa saat masih ada lalu napas terhenti kemudian mati.

7. Asidosis
Asidosis adalah penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya kadar asam karbonat dan asam bikarbonat dalam darah yang menyebabkan terganggunya pernapasan.
Gejala penyakit Asidosis :
- Gejala awal asidosis laktat meliputi nyeri perut, serta mual dan muntah yang parah. Penderita asidosis laktat umumnya akan merasa dingin, terutama di lengan dan kaki. Gejala lain akan meliputi lelah dan lemah serta nyeri otot.
- Gejala lain asidosis laktat akan mencakup pula pernapasan yang lebih cepat, kesulitan bernapas, berkeringat, kulit lembab, dan bau napas buruk. Oksigen rendah dapat mengakibatkan tangan atau kaki membiru. Individu dapat menjadi mengantuk dan pusing.

8. Pleuritis
Pleuritis merupakan radang pada pleura (selaput paru-paru )
Gejala penyakit Pleuritis bisa berupa Nyeri pada dada yang diperburuk oleh bernapas, Sesak Napas, dan Perasaan “ditikam” .

9. Faringtis
Faringtis merupakan radang pada faring sehingga timbul rasa nyeri pada waktu menelan makanan.
Gejala Faringtis :
- sakit pada tenggorokan
- tenggorokan terasa tersumbat secara konstan
- sakit dan terasa sukar saat menelan, menelan ludah biasanya lebih sakit daripada menelan makanan.
- Suara menjadi serak dan menjadi batuk
- Mulut berbau kurang sedap
- Demam, sakit kepala, sakit pada otot dan sendi, dan keluar ingus.
Beberapa pencegahan dan perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi radang tenggorokan antara lain :
- cukup beristirahat
- berkumur dengan air garam hangat beberapa kali sehari
- bagi perokok harus berhenti merokok
- banyak minum dan hindari makanan yang dapat menyebabkan iritasi
- minum antibiotik, dan jika diperlukan dapat minum analgesik.
- tindakan pencegahan dilakukan dengan menghindari pemakaian pelembab udara yang belebihan.
10. Bronkhitis
Bronkhitis merupakan gangguan pada cabang batang tenggorokan akibat infeksi. Gejalanya adalah penderita mengalami demam dan menghasilkan lender yang menyubat batang tenggorokan. Akibatnya penderita mengalami sesak napas.
Untuk menghindari infeksi, jauhkanlah berbagai penyebab terjadinya radang tersebut. Misalnya merokok, minuman beralkohol dan tidak menggunakan alat makan dan minum bersama dengan yang sakit, kemudian cucilah tangan setelah bersentuhan dengan seseorang yang terkena gejala tersebut. Beberapa orang mengalami radang tenggorokan akibat alergi terhadap debu, kurang istirahat, dsb.

11. Renitis
Renitis merupakan radang pada hidung. Gejala rinitis alergik dapat dicetuskan oleh berbagai faktor, diantaranya adalah pajanan udara dingin, debu, uap, bau cat, polusi udara, tinta cetak, bau masakan, bubuk detergen, serta bau minuman beralkohol. Umumnya faktor pencetus ini berupa iritan non spesifik.

12. Sinusitis
Sinusitis adalah peradangan pada rongga udara di dalam saluran hidung. Sinusitis dapat disebabkan oleh infeksi, tetapi juga dapat disebabkan oleh alergi dan iritasi kimia atau partikel dari sinus. Sinus atau sering pula disebut dengan sinus paranasalis adalah rongga udara yang terdapat pada bagian padat dari tulang tengkorak di sekitar wajah, yang berfungsi untuk memperingan tulang tengkorak.
Sinusitis disebabkan oleh pembengkakan dari lapisan dalam sinus. Pembengkakan ini menyebabkan lendir yang terdapat di dalam sinus tidak dapat mengalir ke luar. Tekanan yang tinggi akibat cairan menyebabkan nyeri di wajah serta kesulitan bernapas.
Untuk sebagian besar orang, sinusitis dapat segera diatasi dengan terapi sederhana. Namun sebagian kecil tetap berlangsung terus-menerus walaupun sudah diobati dengan optimal, atau gejalanya berlangsung berat, timbul komplikasi seperti infeksi menyebar ke tulang dan otak, sehingga terkadang diperlukan tatalaksana pembedahan.

13. Polip
Polip hidung adalah massa polypoidal yang timbul terutama dari selaput lendir hidung dan sinus paranasal. Polip hidung bukan penyakit yang murni berdiri sendiri. Pembentukannya sangat terkait erat dengan berbagai problem THT lainnya seperti rinitis alergi, asma, radang kronis pada mukosa hidung-sinus paranasal, kista fibrosis, intoleransi pada aspirin, dll.Polip hidung biasanya tumbuh di daerah dimana selaput lendir membengkak akibat penimbunan cairan, seperti daerah di sekitar lubang sinus pada rongga hidung. Beberapa faktor lain yang meningkatkan kemungkinan terkena polip hidung antara lain sinusitis (radang sinus) yang menahun, iritasi, sumbatan hidung oleh karena kelainan anatomi dan adanya pembesaran pada konka
Polip hidung sering ditemukan pada penderita:
- Rinitis alergika
- Asma
- Sinusitis kronis
- Fibrosis kistik
Gejala Polip Hidung
Ketika baru terbentuk, sebuah polip tampak seperti air mata dan jika telah matang, bentuknya menyerupai buah anggur yang berwarna keabu-abuan. Penderita biasanya mengeluhkan hidung tersumbat, penurunan indra penciuman, dan gangguan pernafasan. Akibatnya penderita bersuara sengau.
Pengobatan Polip Hidung
Tujuan utama pengobatan adalah mengatasi polip dan menghindari penyebab atau faktor pemicu terjadinya polip. Obat semprot hidung yang mengandung corticosteroid kadang bisa memperkecil ukuran polip hidung atau bahkan menghilangkan polip. Operasi dilakukan jika polip mengganggu pernafasan atau berhubungan dengan tumor
14. Difteri
Adalah penyumbatan pada rongga faring maupun laring oleh lendir yang dihasilkan oleh kuman difteri.

Gejala yang muncul ialah sakit tenggorokan, demam, sulit bernapas dan menelan, mengeluarkan lendir dari mulut dan hidung, dan sangat lemah. Kelenjar getah bening di leher membesar dan terasa sakit. Lapisan(membran) tebal terbentuk menutupi belakang kerongkongan atau jika dibuangkan menutup saluran pernapasan dan menyebabkan kekurangan oksigen dalam darah.

Perawatan bagi penyakit ini termasuk antitoksin difteri, yang melemahkan toksin dan antibiotik. Eritromisin dan penisilin membantu menghilangkan kuman dan menghentikan pengeluaran toksin. Membuat lubang pada pipa saluran pernapasan atas(tracheotomy) mungkin perlu untuk menyelamatkan nyawa. Umumnya difteri dapat dicegah melalui vaksinasi. Bayi, kanak-kanak, remaja, dan orang dewasa yang tidak mempunyai cukup pelalian memerlukan suntikan booster setiap 10 tahun.

15. Wajah adenoid (kesan wajah bodoh)
Disebabkan adanya penyempitan saluran napas karena pembengkakan kelenjar limfa atau polip, pembengkakan ditekak atau amandel.
16. Kanker paru-paru
Mempengaruhi pertukaran gas di paru-paru. Kanker paru-paru dapat menjalar keseluruh tubuh. Kanker paru-paru sangat berhubungan dengan kebiasaan merokok (75% penderita adalah perokok). Perokok pasif juga dapat terkena kanker paru-paru. Penyebab lain adalah penderita menghirup debu asbes kromium, produk petroleum, dan radiasi ionisasi.

17. Influenza (flu) adalah suatu infeksi virus yang menyebabkan demam, hidung meler, sakit kepala, batuk, tidak enak badan dan peradangan pada selaput lendir hidung dan saluran pernafasan.
Gejala influenza dapat meliputi:
• Demam dan perasaan dingin yang ekstrem (menggigil, gemetar)
• Batuk
• Sumbatan hidung
• Nyeri tubuh, terutama sendi dan tenggorok
• Kelelahan
• Nyeri kepala
• Iritasi mata, mata berair
• Mata merah, kulit merah (terutama wajah), serta kemerahan pada mulut, tenggorok, dan hidung
• Pada anak, gejala gastrointestinal seperti diare dan nyeri abdomen, (dapat menjadi parah pada anak dengan influenza B)
pencegahan influenza
Gaya hidup sehat untuk mencegah influenza
1. Olahraga teratur. Untuk menjaga kebugaran, lakukan olahraga teratur minimal dua kali seminggu. Lakukan lari-lari kecil atau jogging sekedar untuk memanaskan tubuh.
2. Tenang. Stres dapat mengurangi kadar cytokines dalam tubuh. Cytokines adalah jenis protein yang bermanfaat mengentaskan infeksi. Maka hindari stress seminimal mungkin.
3. Tidur nyenyak.Jadwal tidur yang teratur serta kualitas tidur yang baik berguna menjaga kesehatan sistem imunitas tubuh Anda.
4. Teratur membasuh tubuh. Kegiatan ini dapat mengurangi risiko infeksi. Setelah mandi Anda juga dapat menggunakan lotion tubuh untuk mencegah kuman terperangkap di dalam kulit.

@segalasumber

Comments (70)

  1. vera

    informasinya cukup lengkap tapi ada beberapa yg gx lengkap :D

    Reply
    1. debby (Post author)

      hehe

      Reply
  2. Dhiita yusalmiati Amalia

    makasih banget yak :)
    lagi butuh soalnya

    Reply
    1. debby (Post author)

      ya sama-sama, terima kasih juga sudah berkunjung :)

      Reply
  3. Ikke Nur Safitri

    mau tanya boleh?
    klau boleh?
    ada gak macam2 penyakit asfiksi?
    pliss segera di responnn ::)
    lgi butuh soalnya

    Reply
    1. debby (Post author)

      yang ku dapat di internet sih ini
      Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia.

      Pada orang yang tenggelam, alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen.

      Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa, misalnya polip, amandel, dan adenoid.

      Reply
  4. Ikke Nur Safitri

    ohh iya :)
    makasih yakk ;) .

    Reply
    1. debby (Post author)

      sama-sama :)

      Reply
  5. Okky oktavianto

    trima kasih infonya yaa,,,
    semoga mendapat yang banyak

    Reply
    1. debby (Post author)

      sama-sama, terima kasih juga ya sudah berkunjung :)

      Reply
  6. YOGA PUTRA SATYA NEGARA

    terima mkasih atas infonya

    Reply
    1. debby (Post author)

      sama-sama, thanks ya udah mampir :)

      Reply
    2. debby (Post author)

      sama sama :)

      Reply
  7. tshedjung

    sayang apa yg ingin ku ketahui tidak ku temukan.

    Reply
    1. debby (Post author)

      ada yang bisa dibantu ?

      Reply
  8. ananda

    thankk ea

    Reply
    1. debby (Post author)

      masama

      Reply
  9. NELLY

    Thanks ea,,, blog nya membantu banget,.

    Reply
    1. debby (Post author)

      sama-sama, makasih juga ya udah mampir :)

      Reply
  10. mahadi ansari siregar

    Kurang banyak macam-macam penyakitnya

    Reply
    1. debby (Post author)

      hehe,, maaf ya

      Reply
  11. Nurma Yunita

    Thanks ya,. atas infonya.,

    Reply
    1. debby (Post author)

      sama-sama :D

      Reply
  12. dain akroma zida

    good <<mmbantu bgt nie ,,mkash

    Reply
    1. debby (Post author)

      sama-sama :)

      Reply
  13. Andina tasya anindita

    makasih yaa nambah pengetahuan

    Reply
  14. Nhaily laily

    Trimsss baget yaaa…
    sangat membantu banget… :D

    Reply
  15. Mutty

    terimakasih atas infonya :)
    ini sangat membantu ^^

    Reply
  16. eno putri.l

    wah dapat informasi lagi, thanks atas informasinya

    Reply
  17. Wartini

    Thanks yach tas info’a sNgat Membntu bnget wt tgs skolah,..?

    Reply
  18. Alamsyah

    Thanks Infonya ^^

    Reply
  19. Novia tiffany tastic

    Thank you……… Makasi yaa udah bantu banget!!!!!!!!!!!!!

    Reply
  20. Novia tiffany tastic

    Thank you……….. Makasi banget yaa udah bantu

    Reply
  21. chandra

    tdk lemkapki cccd

    Reply
  22. nirma

    thanks y

    Reply
  23. Azhari

    Mantabzz,, lumayan banyak materinya , saya ya copas buat baca2 ,,

    Reply
  24. Rahmi Maulidayanti

    Ow begitu ya dokter

    Reply
  25. khoirun nisa

    mkasih.. tas infonya

    Reply
  26. Mahendra Bagaskara

    Sangat Bermanfaat
    Terima Kasih Atas Infonya
    ^_^

    Reply
    1. debby (Post author)

      sama sama, terimakasih juga sudah berkunjung :)

      Reply
  27. faza

    kalau merokok aktif dalam penyakit polip dampaknya gimana?
    kasi tahu rincian penyakit polip dan cara penyembuhannya dong, yang lengkap ya dok
    makasi

    Reply
  28. Sabriina

    Maksih ya Info nya.ini bermanfaat bangett..*buat PR wkwkkwkw :D :p

    Reply
  29. Khoerun nisa fajari

    Penyakit pada paru2 selain di atas apa masih ada lagi ???

    thanks for infonya ….. bermanfaat banget
    #tolong_segera_direspon

    Reply
  30. Abdussalam_ibnu_Rhoziqin

    sukkron kasir , anda sudh membantu saya
    semuag allah membas y

    Reply
  31. Moko

    Thanksss ….. Jdi tambah tauu… Semoga bener.

    Reply
  32. Vika

    Ma kasih ya infonya. Ada pertanyaan. Saya ada gejala seperti asma. Katanya asma terjadi karena faktor keturunan. Dari kedua orang tuaku nggak ada yg punya sejarah asma, tapi kenapa saya punya gejala asma spt uraian diatas. Apa bisa sembuh sendiri nantinya? Ma kasih

    Reply
  33. Marwan'z

    Thank’s Infonya :D
    Lumayan niie :v

    Reply
  34. fhiaaaa

    Thaksss

    Reply
  35. Cindhy ComateSoniqunyu-unyu

    makasih :) akhirnya tugas aku selesai juga :D

    Reply
  36. samuelraymando

    THANKS VERY MUCH

    Reply
  37. yoga

    thanks gan and copas ya hehhehehe

    Reply
  38. andi nurul annisa

    trimakasih……………… krna udh bntu sya krja tgs………………….

    Reply
  39. nur khofifah

    trimakassih……………..ats bantuannya………………………………

    Reply
  40. meilia wahyuni

    terimakasiih,, :)

    Reply
  41. bayu

    Nuhun tugas abdi tos nyalse

    Reply
  42. mira

    terimakasih ya atas bantuannya,………………………..

    Reply
  43. aksal

    trimakasih atas informasinya

    Reply
    1. debby (Post author)

      sama sama :)

      Reply
  44. adhin wahyudin

    saya mau tanya,begini!
    Anak sya usianya 16bln.awalnya ga ada yang aneh dihidungnya.kan di dalam hidung ada yang menyerupai puting dikiri dan di kana.tiba waktu mau dibersihin,ko putingnya yang besar yang kanan kecil.kata istri kayanya akibat terbentur.apa mungkin puting itu membengkak akibat terbentur?apa bisa diobati dengan cara sederhana.makasih.ditunggu banget jawabannya.

    Reply
  45. ct nurul hidayah

    bagus ya aq dpt buat krja sklh sains…..makasih ya….

    Reply
  46. desperatelol!!!

    thank a lot!!! nasib baik u ade klu x mati laa I errmm thankful!!! ;)

    Reply
  47. lisa

    Makasih

    Reply
  48. alisah cyg

    alah orng cari tentang kanser paru- paru tpi x ada??????????????
    plsssssssss ada org utk responnnnnnnnnn

    Reply
  49. irma

    nicepost :)

    Reply
  50. Bio Nigell

    Terimakasih informasinya,,..bermanfaat banget,.. :)

    Reply
  51. Arisa

    Wuih.. Banyak juga, nih.. Cukup untuk tugasku.. Makasih.. :)

    Reply
  52. Eve

    thanks! :D benar2 membantu

    Reply
  53. wan suhana

    ada tak B6D2E1 tajuk makanan dan amalan pemakanan ? . tlg bantu saya :D

    Reply
  54. Luciano Baarts

    Thankfulness to my father who informed me on the topic of this blog, this blog is in fact amazing.|

    Reply
  55. nelly susanti

    ada gak penjelasan mengenai ISPA

    Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>